Kepala dan Karyawan BPOM Ambon Positif Covid-19, Jalani Karantina untuk Penyembuhan

Antara
Ilustrasi positif Covid-19. (Foto: Istimewa)

Untuk pelayanan lain ditutup untuk sementara waktu. Ini lantaran akan dilakukan disinfeksi terhadap seluruh ruangan di kantor.

Kasrul mensinyalir, para pegawai kantor terpapar dari luar mengingat penyebaran Covid-19 di Kota Ambon sudah pada tataran komunitas. Saat ini seluruh ruangan kantor disemprot desinfektan secara rutin.

"Kemungkinan mereka terpapar dari luar. Tetapi hasilnya akan diketahui setelah pelacakan dan penelusuran kontak erat selesai dilakukan petugas medis," ujarnya.

Kasrul mengimbau warga untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas serta mematuhi protokol kesehatan. Di antaranya menggunakan masker, rutin mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan di tempat umum.

"Apalagi saat ini pasien yang positif terpapar Covid-19 adalah tanpa gejala sehingga lebih rentan menulari orang lain. Ketaatan terhadap protokol kesehatan menjadi satu-satunya cara agar terhindar dari pandemi ini," katanya.

Data GTPP Covid-19 Maluku hingga Rabu (29/7/2020) tercatat 1.069 orang di tujuh kabupaten/kota positif. Sebanyak 697 orang dinyatakan sembuh, 22 meninggal serta sisanya 350 orang dalam perawatan di sejumlah rumah sakit rujukan.

Jumlah pasien positif yang tengah menjalani perawatan terbanyak di Kota Ambon yakni 263 orang. Selanjutnya disusul Kabupaten Maluku Tengah 28 kasus, Kota Tual 20, Maluku Tenggara 17, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) 15, Seram Bagian Barat empat dan Kabupaten Buru tiga.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
10 hari lalu

Terungkap, Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto Raup Omzet Rp750 Juta Sehari

11 hari lalu

BPOM Bongkar Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto, Barang Bukti Senilai Rp16,1 Miliar

28 hari lalu

Selundupkan Ribuan Burung ke Sidoarjo, 2 WNA Vietnam Jadi Tersangka

1 bulan lalu

Heboh! Warga Lampung 3 Tahun Pelihara Buaya di Teras Rumah, Dirawat sejak dari Telur 

3 bulan lalu

BPOM Surabaya Musnahkan 97.676 Tablet Obat Ilegal, Berisiko Tinggi Tanpa Pengawasan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal