Keluarga 4 IRT yang Jadi Terdakwa Perusakan Pabrik Tembakau Minta Perlindungan LPSK

Antara
Ema Widiawati
Sejumlah warga menyampaikan aspirasi kepada jajaran DP3AP2KB NTB, dan Koalisi Perempuan Indonesia wilayah NTB, di Desa Wajegeseng, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (24/2/2021). (Foto: Antara)

MATARAM, iNews.id - Keluarga empat ibu rumah tangga (IRT) yang menjadi terdakwa kasus dugaan perusakan bangunan pabrik tembakau di Desa Wajegeseng, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, mengaku merasa terancam dan tidak aman selama proses hukum berjalan. Mereka meminta perlindungan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Salah seorang keluarga empat ibu terdakwa, Arian (53), yang akan ikut bersaksi di pengadilan mengaku sudah mendapatkan berbagai macam intimidasi sebelum empat ibu rumah tangga di desanya dijadikan tersangka.

"Kalau intimidasi sudah ada berupa pelemparan batu ketika saya bersama beberapa warga berada di pos ronda pada malam hari. Saya tidak tahu siapa yang melakukan. Kejadian itu kami laporkan ke kepala dusun," ujar Arian ketika ditemui di rumahnya di Desa Wajegeseng, Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (24/2/2021).

Arian menambahkanm tindakan intimidasi juga terjadi setelah dirinya bersama beberapa warga menyampaikan aspirasi ke Komisi II DPRD Kabupaten Lombok Tengah, terkait keberadaan pabrik tembakau di desanya yang dikeluhkan masyarakat. Dia menduga ada oknum warga yang merasa tidak senang dengan tindakan mereka mengadu ke Dewan. 

"Oknum warga itu menggeber knalpot sepeda motor di sekitar lingkungan rumah. Kami merasa selama ini tidak aman sehingga kami meminta perlindungan dari LPSK selama kasus ini masih berjalan," kata Arian.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
17 hari lalu

IRT Diduga Gelapkan 19 Mobil Mewah Ditangkap Saat Rayakan Ulang Tahun di Hotel

17 hari lalu

IRT di Gowa Gelapkan 19 Mobil Mewah, Hasil Gadai Diduga untuk Berfoya-foya

17 hari lalu

352 Siswa di Lombok Tengah Keracunan Usai Santap MBG

28 hari lalu

Dituduh Terlibat Judol, IRT di Blora Dicoret dari Bansos hingga Batal Operasi Tumor

1 bulan lalu

MI di Gunungkidul Dibakar Orang Tak Dikenal, Siswa Terpaksa Belajar di Masjid

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal