Mahfud MD Duga Pendeta Yeremia Dibunuh KKB karena Pro-NKRI

Riezky Maulana
Menko Polhukam Mahfud MD. (Foto: Kemenko Polhukam).

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut Pendeta Yeremia Zanambani merupakan sosok yang selama ini dikenal pro terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sikap itu yang ditengarai membuat dia dibunuh oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Mahfud menduga KKB telah memainkan isu untuk menyudutkan Pemerintah Indonesia. Mereka diduga membunuh pemuka agam, kemudian melemparkan tudingan kepada TNI sebagai pelaku pembunuhan.

"Apalagi Pendeta Yeremia ini orang yang selama ini di kenal sebagai pro-NKRI gitu sehingga ada dugaan juga, jangan-jangan ini dibunuh separatis, lalu dituduhkan," ujar Mahfud dalam konferensi pers daring, Jumat (2/10/2020).

Menurut menteri pertahanan di era Presiden Gus Dur ini, ada dua kepentingan atas pembunuhan terhadap Pendeta Yeremia. Pertama, karena dia mendukung NKRI, kedua ada alasan untuk menuduh TNI.

Kendati demikian, Mahfud belum dapat memastikan lantaran kepolisian terus menyelidiki latar belakang kasus tersebut. Menurutnya, polisi cukup kesulitan mengungkap dalang pembunuh Pendeta Yeremia.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
5 hari lalu

Polisi Identifikasi 2 DPO dalam Video Call, Diduga Terlibat Penembakan 3 ASN Jayawijaya

7 hari lalu

Rombongan Penyalur Bantuan Berpencar Saat Diberondong Tembakan di Jayawijaya, 5 Selamat

7 hari lalu

Rombongan Penyalur Bantuan Pangan Ditembak di Jayawijaya, 3 Orang Tergeletak di Jalan

27 hari lalu

Kasus Pembunuhan Bripka Fredy Awes di Yahukimo Terungkap, 5 Orang Ditetapkan Tersangka

27 hari lalu

Kronologi Serangan OPM di Jila, Dandim Mimika Sebut dari 3 Arah dan Kelompok Baru 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal