Usut Kematian Dokter Paru di Nabire, Polisi 6 Kali Olah TKP dan Periksa 28 Saksi

Bachtiar Rojab
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan berikan keterangan terkait kasus kematian tak wajar dokter paru di Nabire. (Foto: MPI/Bachtiar Rojab)

JAKARTA, iNews.id - Polisi terus menyelidiki kasus kematian tak wajar dokter spesialis paru dr Mawartih Susanty di Nabire, Papua Tengah. Bahkan, polisi sampai melakukan enam kali olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengusut penyebab korban meninggal.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, selain olah TKP, Polda Papua juga telah menggali keterangan 28 saksi. 

"Saat ini, Polda Papua telah melakukan olah TKP sebanyak enam kali dan ada memeriksa 28 saksi yang diambil keterangannya," ujar Ramadhan di Bareskrim Polri, Kamis (16/3/2023). 

Ramadhan menambahkan, polisi juga telah mengantongi sejumlah alat bukti. Hal ini diharapkan membuat perkara kematian dr Marwatih menjadi terang benderang. 

"Penyidik telah mengumpulkan bukti-bukti, salah satunya kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi penemuan jenazah," katanya. 

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
4 hari lalu

Ngeri! 8 OTK Bersenjata Tajam Dobrak Rumah Warga di NTT, Serang Satu Keluarga

5 hari lalu

Bareskrim Tangkap Kurir Narkoba Jaringan Medan-Lombok, Sembunyikan Sabu 5 Kg di Ban Serep

9 hari lalu

Bareskrim Tangkap Erick Soedjasa di Bandara Juanda, Buronan Interpol Dugaan Penipuan Rp37 Miliar

13 hari lalu

Kebakaran Pasar Paniai Tewaskan 11 Orang, 49 Rumah Hangus hingga 148 Warga Mengungsi

13 hari lalu

Kebakaran Pasar di Paniai Papua Tengah Tewaskan 11 Orang, 6 Korban Anak-Anak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal