Miris, Nasib Puluhan WNI Korban Penipuan Kerja di Kamboja Bikin Nangis

Inin nastain
Para WNI korban penyekapan di Kamboja berhasil dibebaskan. (Ist)

Dari kasus itu, jelas Anis, Migrant Care setidaknya mencatat ada 11 temuan hasil dari identifikasi yang dilakukannya. Temuan-temuan itu semakin menguatkan adanya praktik Tindak Pidana Penjualan Orang (TPPO) dalam kasus perusahaan investasi bodong itu. 

“Mereka (korban) berasal dari berbagai daerah antara lain dari Medan, Jakarta, Depok, Indragiri Hulu Riau, Jember. Mereka dijanjikan bekerja sebagai operator, marketing, customer service dan gaji 100 sampai 1500 US dollar,” kata dia.

Sistem perbudakan semakin kuat, seiring dengan adanya praktik jual beli pekerja. Bagi pekerja yang dinilai tidak layak, akan dijual ke perusahaan lain, dengan harga yang beragam. 

“Para korban itu dijual dengan harga yang sangat beragam. Salah satunya 20 US dollar dari perusahaan ke perusahaan lain. Dijual beberapa kali, misalnya melakukan kesalahan, melakukan pelaporan, membantu pekerja lain yang disiksa, mereka langsung dijual ke perusahaan lain,” tutur dia.

“Mereka hanya mendapatkan gaji 500 US dolar per bulan, bahkan sebagian besar tidak menerima. Apabila mengundurkan diri, harus membayar denda sekitar 2000-11000 US dollar,” kata Anis.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
1 hari lalu

Mengaku Imam Mahdi, Guru Spiritual di Bangkalan Dilaporkan Terkait Penipuan dan Pemerasan

2 hari lalu

Komplotan Penipu Online di Tebing Tinggi Ditangkap, Modus Tawarkan Mobil Lelang Kejaksaan

5 hari lalu

Kenalan di Facebook, Residivis asal Banjarnegara Tipu 15 Wanita dan Bawa Kabur Motor Korban

6 hari lalu

Pemprov Kalteng Siapkan 3.000 Lowongan Kerja untuk Pulihkan Ekonomi Warga Terdampak Karhutla

13 hari lalu

Kerugian Arisan Meow hingga Miliaran Rupiah, 8 Korban Kembali Lapor ke Polda Jatim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal