DPO Tewas Ditembak Polisi, Komnas HAM Sumbar: Diduga Extra Judicial Killing

Antara
Istri dari DPO yang ditembak mati Polisi di Solok Selatan mengadu ke Komnas HAM (Antara)

PADANG, iNews.id - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Sumatera Barat (Sumbar) angkat bicara terkait kasus dugaan penembakan terhadap DPO kasus judi di Solok Selatan. Menurutnya, kasus itu diduga termasuk extra judicial killing.

Ketua Komnas HAM Perwakilan Sumbar Sultanul Arifin mengatakan, dugaan sementara dalam kasus ini ada extra judicial killing.

Meski begitu, pihaknya belum dapat menyatakan hasil kesimpulan apakah kasus ini merupakan pelanggaran hak asasi manusia atau bukan.

"Artinya hak atas hidup orang dirampas sebelum ada putusan hukum dan sebelum dilaksanakan prosedur hukum semestinya," katanya Sultanul Arifin, Kamis (4/2/2021).

Sultanul menambahkan, pihaknya akan melakukan analisis apakah kasus ini merupakan pembunuhan atau penganiayaan. Meskipun kuasa hukum meminta pelaku dijerat pasal pembunuhan karena satu tembakan mengakibatkan meninggal dunia.

"Nah, itu nanti kami analisis dan juga kami akan meminta petunjuk ke Komnas HAM pusat apakah perkaranya pembunuhan atau penganiayaan," kata Sultanul.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
13 hari lalu

Viral Aksi Koboi di Balikpapan, Pengemudi Mobil Tembakan Air Gun ke Kerumunan Warga

14 hari lalu

Tolak Diajak Rujuk, Wanita Tewas Ditembak Mantan Suami di Mesuji

16 hari lalu

Penembakan di Festival Lembah Baliem, Mobil Korban Diberondong 3 Tembakan

16 hari lalu

Satgas Damai Cartenz Tembak DPO KKB di Tembagapura, Pernah Terlibat Serangan di Freeport

16 hari lalu

Hasil Olah TKP Penembakan di Lembah Baliem, Polisi Temukan 8 Selongsong Peluru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal