Terungkap, Ini Alasan Virus Corona Lebih Banyak Membunuh Pria ketimbang Wanita

Anton Suhartono
Pasien suspect virus korona. (Foto: iNews/Ichsan Anshari).

"Bukti memang menunjukkan bahwa produksi interferon didukung oleh estrogen. Dalam infeksi virus pernapasan, kapasitas yang lebih besar untuk memproduksi interferon dapat membantu meredakan penyebaran virus dan kerusakan paru-paru pada perempuan," tuturnya.

Profesor di Fakultas Kedokteran Universitas California Davis, Kent Pinkerton, memberikan komentar serupa. Menurut dia, respons imun antara laki-laki dan perempuan kemungkinan berkaitan dengan hormon namun kondisi ini belum dipahami dengan baik.

Namun para pakar yakin, jika ilmuwan berhasil mengungkap cara kerja hormon dalam merespons imun, mereka akan bisa membuat strategi lebih baik untuk melawan infeksi virus corona secara umum.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
10 jam lalu

Update Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah jadi 75 Orang, 92.735 Jiwa Mengungsi

1 hari lalu

Update Korban Meninggal Gempa NTT Tembus 71 Orang, Terbanyak di Manggarai

3 hari lalu

Update Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah jadi 70 Orang, 132 Luka-Luka

9 bulan lalu

Update Bencana Sumbar: 210 Orang Tewas, 214 Korban Masih Hilang

12 bulan lalu

Update Pembunuhan Pria di Maros Jasadnya Ditemukan Terjepit di Pohon Bambu, 2 Pelaku Ditahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal