Terungkap, Ini Alasan Virus Corona Lebih Banyak Membunuh Pria ketimbang Wanita

Anton Suhartono
Pasien suspect virus korona. (Foto: iNews/Ichsan Anshari).

"Bukti memang menunjukkan bahwa produksi interferon didukung oleh estrogen. Dalam infeksi virus pernapasan, kapasitas yang lebih besar untuk memproduksi interferon dapat membantu meredakan penyebaran virus dan kerusakan paru-paru pada perempuan," tuturnya.

Profesor di Fakultas Kedokteran Universitas California Davis, Kent Pinkerton, memberikan komentar serupa. Menurut dia, respons imun antara laki-laki dan perempuan kemungkinan berkaitan dengan hormon namun kondisi ini belum dipahami dengan baik.

Namun para pakar yakin, jika ilmuwan berhasil mengungkap cara kerja hormon dalam merespons imun, mereka akan bisa membuat strategi lebih baik untuk melawan infeksi virus corona secara umum.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Update Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah jadi 103 Orang, Terbanyak di Manggarai

1 bulan lalu

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah jadi 91 Orang, 1.286 Luka-Luka

2 bulan lalu

Update Gempa NTT, Korban Meninggal Bertambah jadi 83 Orang

2 bulan lalu

Update Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah jadi 75 Orang, 92.735 Jiwa Mengungsi

2 bulan lalu

Update Korban Meninggal Gempa NTT Tembus 71 Orang, Terbanyak di Manggarai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal