Banyak Bayi Terpapar Merkuri dari Tambang Emas di Madina, Gubernur Sumut: Kita Bentuk Tim

Stepanus Purba
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi. (Foto: Dok iNews.id)

Terkait jumlah penambang emas liar di Madina, hingga kini pihaknya masih mendata dan menyelidiki keberadaannya. Pemprov segera menyampaikan hasilnya kepada publik. “Ini lah sedang diselidiki. Nanti kepastiannya akan disampaikan,“ ujarnya.

Bupati Madina Dahlan Hasan sebelumnya telah menerbitkan surat edaran bupati Nomor 540/3521/TUPIM/2019 tentang Pertambangan Liar. Dahlan menjelaskan bahwa kelahiran sejumlah bayi yang mengalami cacat organ karena terpapar zat merkuri yang digunakan dalam kegiatan penambangan emas.

Kelainan bayi cacat itu bermacam-macam, mulai dari bayi dengan kondisi usus di luar (gastroschisis), bayi bermata satu atau cyclopia, hingga anencephaly atau kelainan pada tengkorak kepala.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Terbongkar! Modus Licik Penyelundupan Merkuri 3,4 Ton Senilai Rp17,5 Miliar di Tanjung Perak

1 bulan lalu

Bea Cukai Gagalkan Ekspor Merkuri Ilegal Rp17,5 Miliar di Tanjung Perak Surabaya

1 bulan lalu

4 Orang Ditetapkan Tersangka Tambang Emas Ilegal di Mamuju, Termasuk ASN

1 bulan lalu

Tambang Emas Ilegal di Solok Selatan Digerebek, 2 Operator Alat Berat Ditangkap

1 bulan lalu

Tambang Emas Ilegal di Bombana, 3 Orang Ditetapkan Tersangka Langsung Ditahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal