Kulonprogo Terapkan Larangan Pajang Produk Rokok

Kuntadi
Ilustrasi. (Foto: Okezone).

Menurut Hasto dengan penutupan display produk rokok dan diganti dengan tulisan peduli kesehatan, diharapkan bisa mengurangi tingkat konsumsi rokok di Kulonprogo.

Belanja rokok di Kulonprogo setiap tahunnya mencapai Rp96 miliar pada lima tahun kemarin. Saat ini diperkirakan sudah meningkat mencapai Rp100 miliar.

"Harapan kita masyarakat akan lebih memikirkan kesehatan, BPJS dengan menutup produk dengan display kesehatan seperti ini," tuturnya.

Kasubdit Penyakit Paru-paru, Kronik dan Gangguan Imonologi (PPKGI) Kementerian Kesehatan, Sandra Diah Ratih mengatakan, Kabupaten Kulonprogo menjadi salah satu daerah yang menerapkan program KTR dan larangan iklan rokok.

"Kulonprogo telah menjadi contoh dalam penerapan KTR di Indonesia," jelasnya.

Penutupan iklan dan display rokok akan sangat berdampak terhadap psikologis konsumen. Selama ini orang yang akan membayar di kasir langsung fokus dengan produk rokok yang ada di belakang kasir.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Bumi Magnitudo 3,4 Guncang Gunungkidul DIY

57 tahun lalu

Gudang Bahan Baku Rokok di Malang Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

57 tahun lalu

Pilu! Remaja Hilang Tenggelam saat Surfing di Pantai Parangtritis Ditemukan Tewas

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 3,3 Guncang Bantul DIY

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini di Gunungkidul DIY, Cek Kekuatan Magnitudonya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal