Polisi Sebut Pelaku dan Korban Mutilasi di Sleman Tergabung Komunitas Nyleneh

erfan erlin
Kedua pelaku mutilasi dan korban berteman dalam satu komunitas yang tidak wajar. (foto: istimewa)

SLEMAN, iNews.id - Kasus mutilasi di Sleman diawali perteman dalam satu komunitas yang melakukan aktivitas tidak wajar (nyleneh). Antara korban dan pelaku sudah berteman selama empat bulan melalui media sosial. 

Kasus mutilasi ini menimpa R (20) warga Pangkalpinang. Sedangkan kedua pelaku W (29) warga Magelang, Jawa Tengah dan Rd (38) warga Jakarta. 

"Awalnya mereka kenal melalui Facebook (media sosial) sekitar 4 bulan yang lalu," kata Dirreskrimum Polda DIY, Kombes Pol FX Endriadi, Selasa (18/7/2023). 

Menurutnya polisi sudah menyelidiki secara digital forensik. Dari situlah diketahui percakapan antara korban dengan kedua pelaku dan aktivitas yang dilakukan.  
 
Karena sudah akrab, kemudian salah satu pelaku yang ada di Yogyakarta W mengundang Rd untuk datang sekaligus menemui korban. Ketiganya kemudian berkumpul di kamar kos W di Padukuhan Krapyak, Kalurahan Triharjo, Sleman. Di dalam kamar itulah kemudian terjadi aktivitas yang tidak wajar hingga akhirnya mengakibatkan korban R meninggal.

"Mereka itu tergabung dalam komunitas yang melakukan aktivitas tidak wajar," kata Endriadi.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Alasan Hakim Vonis Mati Pembunuh dan Pemutilasi 3 Mahasiswi di Pariaman

57 tahun lalu

Tangis Ibu Korban Pecah Dengar Wanda Divonis Hukuman Mati, Wenni: Terima Kasih Pak Hakim

57 tahun lalu

Tok! Hakim Vonis Mati Terdakwa Pembunuhan Berantai dan Mutilasi di Padang Pariaman

57 tahun lalu

Alasan Hakim Vonis Seumur Hidup Alvi Maulana Pemutilasi Pacar jadi 500 Potongan

57 tahun lalu

Alvi Maulana Pemutilasi Pacar Divonis Penjara Seumur Hidup, Kuasa Hukum Ajukan Banding

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal