PPKM Darurat di Kulonprogo Akan Dievaluasi, Ini Penyebabnya

Kuntadi
Petugas memeriksa kendaraan luar daerah di Pos penyekatan Tempel, Sleman. (Foto : Ist)

KULONPROGO, iNews.id – Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kabupaten Kulonprogo belum efektif menekan mobilitas masyarakat. Penurunan yang tercatat barui sekitar 15,2 persen dari target 30 persen.

“Kami akan evaluasi dengan Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan,” kata Ketua Gugus Tugas Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulonprogo, Fajar Gegana, Minggu (11/7/2021). 

Salah satu yang akan dievaluasi adalah jalur dan pengaturan rambu lalu lintas. Jika memungkinkan akan dilakukan dengan rambu belok kiri jalan terus agar arus lalu lintas lebih lancar dan tidak menimbulkan kemacetan. Selain itu juga akan ada operasi di sejumlah titik keramaian.  

“Ketika ada kerumunan akan kami edukasi agar membubarkan diri,” katanya.  

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
19 hari lalu

Tukang Becak Kulonprogo Masuk Desil 9, Pemprov DIY Siap Dampingi Evaluasi Data BPS

19 hari lalu

Ironi Tukang Becak di Kulonprogo Masuk Desil 9, Dicoret Bansos hingga Anak Batal Kuliah

24 hari lalu

Demo Tolak Regrouping SDN Hargomulyo Kulonprogo, Warga Blokade Akses ke Sekolah

26 hari lalu

Kekeringan Landa Kulonprogo, Baznas Salurkan 48.000 Liter Air Bersih ke Warga

1 bulan lalu

Gelombang 5 Meter Terjang Pantai Trisik Kulonprogo, Bangunan TPI hingga Pos SAR Rusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal