PPKM Darurat di Kulonprogo Akan Dievaluasi, Ini Penyebabnya

Kuntadi
Petugas memeriksa kendaraan luar daerah di Pos penyekatan Tempel, Sleman. (Foto : Ist)

Sementara dengan Dinas Kesehatan lebih pada upaya tracing dan pelacakan sumber penularan. Saat ini tidak mudah mencari sumber penularan karena peningkatan kasus sudah terlalu masif.  

“Saya khawatir kalau sampai 20 Juli kasusnya masih tinggi, PPKM Darurat bisa diperpanjang,” katanya. 

Upaya mengurangi mobilitas masyarakat dilakukan dengan penutupan akses di Alun-alun Wates. Selain itu juga di jalur masuk ke Kota Wates di Jalan Sutijab dan Jalan Brigjend Katamso, mulai sejak pukul 16.00 WIB hingga 20.00 WIB. 

“Penutupan ini tidak kaku, kalau ada ambulans tetap akan dibuka,” kata Kasat Lantas Polres Kulonprogo AKP A Purwanta.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
16 hari lalu

Kecelakaan Maut di Kulonprogo, Pasutri asal Banyumas Tewas usai Tabrak Truk Parkir

28 hari lalu

Identitas Jasad Pria Terdampar di Pantai Garongan Terungkap, Warga Bantul yang Hilang

29 hari lalu

Kulonprogo Geger! Nelayan Temukan Mayat Pria Tanpa Identitas di Pantai Garongan

30 hari lalu

Gempa Terkini Guncang Kulonprogo dan Bantul, Berpusat di Laut

2 bulan lalu

Kecelakaan Maut di Kulonprogo, Pemotor Lansia Tewas Tabrak Truk Berhenti di Jalan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal