PPKM Darurat di Kulonprogo Akan Dievaluasi, Ini Penyebabnya

Kuntadi
Petugas memeriksa kendaraan luar daerah di Pos penyekatan Tempel, Sleman. (Foto : Ist)

Sementara dengan Dinas Kesehatan lebih pada upaya tracing dan pelacakan sumber penularan. Saat ini tidak mudah mencari sumber penularan karena peningkatan kasus sudah terlalu masif.  

“Saya khawatir kalau sampai 20 Juli kasusnya masih tinggi, PPKM Darurat bisa diperpanjang,” katanya. 

Upaya mengurangi mobilitas masyarakat dilakukan dengan penutupan akses di Alun-alun Wates. Selain itu juga di jalur masuk ke Kota Wates di Jalan Sutijab dan Jalan Brigjend Katamso, mulai sejak pukul 16.00 WIB hingga 20.00 WIB. 

“Penutupan ini tidak kaku, kalau ada ambulans tetap akan dibuka,” kata Kasat Lantas Polres Kulonprogo AKP A Purwanta.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
19 hari lalu

Tukang Becak Kulonprogo Masuk Desil 9, Pemprov DIY Siap Dampingi Evaluasi Data BPS

19 hari lalu

Ironi Tukang Becak di Kulonprogo Masuk Desil 9, Dicoret Bansos hingga Anak Batal Kuliah

24 hari lalu

Demo Tolak Regrouping SDN Hargomulyo Kulonprogo, Warga Blokade Akses ke Sekolah

26 hari lalu

Kekeringan Landa Kulonprogo, Baznas Salurkan 48.000 Liter Air Bersih ke Warga

1 bulan lalu

Gelombang 5 Meter Terjang Pantai Trisik Kulonprogo, Bangunan TPI hingga Pos SAR Rusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal