PPKM Darurat di Kulonprogo Akan Dievaluasi, Ini Penyebabnya

Kuntadi
Petugas memeriksa kendaraan luar daerah di Pos penyekatan Tempel, Sleman. (Foto : Ist)

Sementara dengan Dinas Kesehatan lebih pada upaya tracing dan pelacakan sumber penularan. Saat ini tidak mudah mencari sumber penularan karena peningkatan kasus sudah terlalu masif.  

“Saya khawatir kalau sampai 20 Juli kasusnya masih tinggi, PPKM Darurat bisa diperpanjang,” katanya. 

Upaya mengurangi mobilitas masyarakat dilakukan dengan penutupan akses di Alun-alun Wates. Selain itu juga di jalur masuk ke Kota Wates di Jalan Sutijab dan Jalan Brigjend Katamso, mulai sejak pukul 16.00 WIB hingga 20.00 WIB. 

“Penutupan ini tidak kaku, kalau ada ambulans tetap akan dibuka,” kata Kasat Lantas Polres Kulonprogo AKP A Purwanta.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
6 hari lalu

Kecelakan Mobil Pikap Rem Blong Tabrak Tiang Listrik di Kulonprogo, Sopir Terjepit

21 hari lalu

Kecelakaan Maut 3 Sepeda Motor di Kulonprogo, 1 Orang Tewas 2 Luka-Luka

1 bulan lalu

Kecelakaan di Kulonprogo, Pengendara Motor Tewas Tabrak Truk Tronton Parkir

1 bulan lalu

Baru Keluar Penjara, Residivis Perkosa Mahasiswi di Kulonprogo

2 bulan lalu

Gagal Jadi Polisi 2 Kali, Pria di Kulonprogo Menyamar sebagai Resmob untuk Curi Rokok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal