Yogyakarta Jadi Sasaran Empuk Peredaran Rokok Ilegal

Agregasi Harianjogja
Ilustrasi

Dalam waktu dekat ini berkas perkara tersagka akan dilimpahkan ke pengadilan. Lebih lanjut Hengky mengatakan pemberantasan rokok ilegal harus terus digencarkan bukan hanya oleh Bea Cukai dan pemerintah kabupaten dan kota, namun juga oleh pemerintah desa dan masyarakat. Sebab peredaran rokok ilegal sangat merugikan negara.

Menurut dia, tahun ini Kementerian Keuangan sudah menargetkan penerimaan negara dari cukai tembakau sebesar Rp175 triliun. Sementara dana bagi hasil cukai hasil tembakau di DIY tahun lalu Rp13 miliar dan khusus Bantul Rp3,9 miliar.

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 13/PMK.07/2020 tentang Rincian Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau menurut kabupaten dan kota, untuk DIY Rp13,06 miliar yang terbagi untuk Pemda DIY Rp3,9 miliar, Bantul Rp3,9 miliar, Gunungkidul Rp1,4 miliar, Slmean Rp1,7 miliar. Sementara Kota Jogja dan Kulonprogo masing-masing Rp992 juta dan Rp980 juta.

Bupati Bantul Suharsono mengatakan komitmen dan tekad dari seluruh pemangku kepentingan untuk mencegah beredarnya rokok ilegal menjadi sesuatu yang sangat penting. Sinergi dan kolaborasi yang baik antara pemerintah dengan masyarakat adalah kata kunci untuk bersama memerangi peredaran rokok ilegal.

“Jika peredaran rokok ilegal kita biarkan maka berpotensi mengurangi pemasukan negara. Dampaknya pembangunan sarana prasarana dan penyediaan fasilitas umum di kabupaten Bantul tentu juga akan terkendala,” kata Suharsono.

Artikel ini telah tayang di Harianjogja.com dengan judul "Jogja Pasar Empuk Peredaran Rokok Ilegal"

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
12 jam lalu

Bea Cukai Gagalkan Ekspor Merkuri Ilegal Rp17,5 Miliar di Tanjung Perak Surabaya

13 hari lalu

Cetak Uang Palsu Pakai Printer lalu Belanja di Warung, Pria di Sleman Ditangkap

17 hari lalu

Polisi Ungkap 185.420 Batang Rokok Diduga Ilegal Beredar di 4 Kabupaten NTT

22 hari lalu

Peredaran Rokok Ilegal Disikat Polda Banten, 44.500 Bungkus Disita 3 Orang Ditangkap

23 hari lalu

Kapal Pompong Tenggelam di Siak Riau, Pegawai Bea Cukai Tewas dan 3 Orang Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal