Pemerintah Tetap Akui Okto sebagai Ketum PB ISSI, Gatot: Jangan Buka Luka Lama

Abdul Haris
Ketum PB ISSI Raja Sapta Oktohari. (Foto: PB ISSI)

“Jadi kami minta sekali lagi, Munaslub yang saya anggap itu memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan jangan diteruskan. Tradisi intern yang membuat dualisme jangan diteruskan, kasihan atletnya karena nanti jadi korban, sudah banyak contoh dari cabor lain," tuturnya.

Di sisi lain, Ketua Dewa Penasehat PB ISSI Pramono Anung buka suara soal Munaslub yang digelar kelompok yang menamakan diri Forum Komunikasi Pengurus Provinsi se-Indonesia itu.

Banyaknya kejanggalan dalam Munaslub tersebut dianggap sebagai sebuah 'Dagelan' oleh Pramono Anung yang juga merupakan Sekretaris Kabinet (Sekab) di pemerintahan Presiden Joko Widodo tersebut.

"Legitimasi menjadi faktor utama kenapa kegiatan yang diklaim sebagai Munaslub oleh Forum Pengurus Provinsi terlihat sebagai kegiatan yang mengada-ada. Mayoritas perwakilan yang datang dengan mengaku sebagai perwakilan Pengurus Provinsi (Pengorov) tidak memiliki surat mandat yang sah," kata Pramono.

Tak hanya itu, beberapa Pengurus Provinsi dari Kalimantan Timur, Sulawesi Tenggara, Maluku, Nusa Tenggara Barat yang masa kerjanya sudah berakhir masuk dalam forum tersebut.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
11 hari lalu

Potensi Indonesia Tak Pernah Habis, Okto Minta Sistem Pembinaan Olahraga Indonesia Dibongkar

26 hari lalu

Target 4 Emas Indonesia Mulai Terancam di Asian Games 2026, Kemenpora Evaluasi Cabor

1 bulan lalu

Indonesia Sports Summit 2026: Kemenpora Beri Penghargaan bagi Penggerak Industri Olahraga

2 bulan lalu

Kostum Leak Bali di Merdeka Run 2026 Curi Perhatian, Dika Bawa Misi Selamatkan Budaya Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal