Artan juga bukan nama sembarangan di Afrika. Dia terpilih sebagai wasit putra terbaik Konfederasi Sepak Bola Afrika atau CAF pada 2025.
Di tengah sikap FIFA yang dinilai terlalu hati-hati, UEFA justru memberi dukungan nyata kepada Artan. Badan sepak bola Eropa itu menunjuknya sebagai wasit laga Piala Super Eropa.
Pertandingan tersebut mempertemukan juara Liga Champions Paris Saint-Germain melawan juara Liga Europa Aston Villa pada 12 Agustus. Penunjukan itu menjadi sinyal kuat kepercayaan UEFA kepada Artan.
Presiden UEFA Aleksander Ceferin menyebut keputusan tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada Artan. Dia menilai Artan memiliki kualitas kepemimpinan pertandingan yang luar biasa.
“UEFA ingin menunjukkan rasa hormat kepada Omar dan kemampuan memimpin pertandingannya yang luar biasa,” kata Ceferin.