Bojan juga menegaskan, dalam kondisi seperti ini, hasil akhir dari turnamen bukanlah prioritas utama. Fokus utama adalah menjaga kondisi pemain agar siap menghadapi kompetisi sesungguhnya di Liga 1 yang akan datang.
“Yang terpenting adalah tidak ada yang cedera, hasil akhir tidak terlalu penting,” tandasnya.
Situasi ini menjadi peringatan serius bagi penyelenggara turnamen pramusim agar lebih mempertimbangkan kesiapan fisik tim peserta, terlebih ketika turnamen digelar di tengah periode persiapan yang masih minim. Persib sendiri kini harus bekerja ekstra keras untuk memulihkan kondisi skuad utamanya sebelum Super League 2025-2026 dimulai.