Reefer Container Bukan Cold Storage, Apa Bedanya? Ini Penjelasannya!

Muhammad Sukardi
Ilustrasi Reefer container. (Foto: Ilustrasi AI)

Cold Storage Fokus pada Penyimpanan

Berbeda dengan reefer container, cold storage merupakan fasilitas yang memang diperuntukkan bagi penyimpanan produk pada suhu tertentu.

Sistem ini menjadi salah satu bagian penting dalam rantai dingin atau cold chain, terutama untuk komoditas yang mudah mengalami penurunan kualitas apabila tidak segera didinginkan setelah dipanen atau ditangkap.

Dalam sektor perikanan, kebutuhan tersebut menjadi semakin penting. Data dalam seminar menunjukkan produksi perikanan nasional pada 2025 mencapai sekitar 14,6 juta ton.

Namun, sistem rantai dingin di Indonesia masih menghadapi keterbatasan. Sebelumnya, Anggota Komisi IV DPR Rokhmin Dahuri menyebut kurang dari 12 persen produksi perikanan nasional dapat ditangani menggunakan sistem rantai dingin.

Kondisi tersebut membuat teknologi penyimpanan dingin tidak hanya berkaitan dengan menjaga suhu, tetapi juga efisiensi biaya dan kemampuan mempertahankan mutu produk sebelum sampai ke konsumen.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
4 hari lalu

China Pamer Teknologi Baterai LFP Generasi Terbaru, Produksi Lebih Cepat 7,5 Sel per Menit

4 hari lalu

Ahli Tegaskan Erupsi Gunung Berapi Bukan Konspirasi: Tudingan Rekayasa Teknologi Tak Masuk Akal

5 hari lalu

TCL Kembangkan Teknologi Baru SQD Mini LED pada TV

9 hari lalu

Lebih Efisien, Gree Kembangkan Teknologi Inverter di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal