Reefer Container Bukan Cold Storage, Apa Bedanya? Ini Penjelasannya!

Muhammad Sukardi
Ilustrasi Reefer container. (Foto: Ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id - Reefer container dan cold storage sama-sama berkaitan dengan penyimpanan produk pada suhu rendah. Namun, keduanya ternyata memiliki fungsi dan peruntukan yang berbeda.

Kekeliruan dalam membedakan dua teknologi tersebut bahkan dinilai dapat memengaruhi efisiensi operasional, terutama bagi pelaku usaha yang membutuhkan sistem rantai dingin untuk menyimpan produk perikanan, makanan, hingga komoditas lainnya.

Reefer container pada dasarnya dirancang sebagai kontainer berpendingin untuk mengangkut muatan selama perjalanan. Sementara cold storage lebih ditujukan untuk menjaga produk tetap berada dalam kondisi suhu tertentu selama penyimpanan.

Perbedaan fungsi tersebut menjadi penting karena kebutuhan pendinginan selama transportasi tidak selalu sama dengan kebutuhan penyimpanan dalam jangka waktu lebih panjang.

Reefer Container untuk Transportasi

Reefer container atau refrigerated container merupakan kontainer yang dilengkapi sistem pendingin. Teknologi ini digunakan untuk menjaga suhu muatan selama proses distribusi dari satu lokasi ke lokasi lainnya.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
2 hari lalu

China Pamer Teknologi Baterai LFP Generasi Terbaru, Produksi Lebih Cepat 7,5 Sel per Menit

2 hari lalu

Ahli Tegaskan Erupsi Gunung Berapi Bukan Konspirasi: Tudingan Rekayasa Teknologi Tak Masuk Akal

3 hari lalu

TCL Kembangkan Teknologi Baru SQD Mini LED pada TV

7 hari lalu

Lebih Efisien, Gree Kembangkan Teknologi Inverter di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal