Reefer Container Bukan Cold Storage, Apa Bedanya? Ini Penjelasannya!

Muhammad Sukardi
Ilustrasi Reefer container. (Foto: Ilustrasi AI)

Kenapa Efisiensi Energi Jadi Penting?

Sistem pendingin yang bekerja sepanjang waktu membutuhkan energi dalam jumlah besar. Karena itu, pemilihan teknologi tidak cukup hanya mempertimbangkan kemampuan menurunkan suhu.

Dalam paparannya, Kelvin memberikan simulasi sebuah unit dengan konsumsi listrik rata-rata 5 kW yang beroperasi selama 24 jam sehari dan 30 hari dalam sebulan.

Dengan asumsi tersebut, konsumsi listrik mencapai sekitar 3.600 kWh per bulan. Jika menggunakan tarif Rp1.444 per kWh, biaya listrik yang dihitung mencapai sekitar Rp5,2 juta setiap bulan.

Perhitungan itu menunjukkan bahwa biaya operasional perlu menjadi bagian dari pertimbangan ketika pelaku usaha menentukan teknologi rantai dingin.

"Angka Rp5,2 juta itu bukan biaya sekali bayar, itu biaya yang terus berjalan setiap bulan, setiap tahun, selama unit itu beroperasi," ujar Kelvin.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
4 hari lalu

China Pamer Teknologi Baterai LFP Generasi Terbaru, Produksi Lebih Cepat 7,5 Sel per Menit

4 hari lalu

Ahli Tegaskan Erupsi Gunung Berapi Bukan Konspirasi: Tudingan Rekayasa Teknologi Tak Masuk Akal

5 hari lalu

TCL Kembangkan Teknologi Baru SQD Mini LED pada TV

9 hari lalu

Lebih Efisien, Gree Kembangkan Teknologi Inverter di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal