105 Juta Data Diduga Bocor,  Ini Kata KPU

Tangguh Yudha
105 Juta Data Diduga Bocor,  Ini Kata KPU (Foto: Shahadat Rahman/Unsplash)

JAKARTA, iNews.id - Kasus dugaan kebocoran data kembali terjadi di Indonesia. Setelah sebelumnya viral 1,3 miliar data pendaftar kartu SIM serta data pribadi PNS, kini giliran Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang dikabarkan jadi korban. 

Dilaporkan sebanyak 105 juta data warga yang dikelola KPU berhasil dicuri hacker dan diunggah oleh akun BreachForum, Bjorka. Data mencakup NIK, Kartu Keluarga, nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, gender, umur, dan data-data sensitif lainnya.

Dalam unggahan, ratusan juta data yang bocor diberi judul "Indonesia Citizenship Database From KPU 150M". Dijelaskan juga data utuh memiliki ukuran 20GB, dibobol pada September 2022, dan data disajikan dengan format CSV.

Bjorka pun turut memberikan data sample sebanyak 2 juta data yang bisa diunduh secara gratis. Dan di kolom keterangan, tak lupa akun yang juga mengunggah 1,3 miliar data pendaftar kartu SIM memberikan bandrol data seharga 5.000 dolar AS atau Rp 74 juta.

Pihak KPU sendiri sudah buka suara soal dugaan kebocoran data yang dikelola oleh pihaknya tersebut. Anggota KPU, Idham Holik menegaskan data yang dipajang di BreachForums tersebut bukan data milik KPU.

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
2 hari lalu

Polemik Pasal Selundupan, Praktisi Hukum Sebut PKPU 23/2023 Sah Punya Legalitas Hukum Kuat

7 hari lalu

Bonatua Laporkan KPU dan Gibran ke Bawaslu Buntut Syarat Pendidikan Cawapres Bermasalah

7 hari lalu

RUU Pemilu, Komisi II DPR Kaji Tambah Anggota KPU dan Bawaslu

11 hari lalu

Doli Kurnia Minta KPU Ungkap Alasan Pasal PKPU soal Gibran Tak Dibahas di DPR

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal