Digitalisasi bisa dimulai dari kebutuhan paling sederhana. Pelaku usaha dapat terlebih dahulu membangun kehadiran digital, mengumpulkan dan memahami data pelanggan, memperhatikan ulasan konsumen, kemudian mulai menggunakan AI untuk membantu menganalisis informasi yang tersedia.
Artinya, transformasi digital tidak harus dilakukan sekaligus.
Pendekatan bertahap justru memungkinkan pelaku usaha memahami manfaat teknologi sebelum memutuskan untuk menggunakan sistem yang lebih kompleks.
"Tidak semua bisnis harus menggunakan strategi yang sama. Yang penting adalah berani mulai, memahami tujuan bisnis, kemudian memilih teknologi yang memang bisa membantu," kata Aldo.
Ia menilai kemampuan beradaptasi akan semakin penting ketika perubahan teknologi berlangsung cepat. Bisnis yang mau belajar dan menyesuaikan diri dinilai memiliki peluang lebih besar untuk mempertahankan relevansinya.
Perkembangan teknologi juga membuat perilaku konsumen berubah. Sebelum membeli produk, konsumen kini dapat mencari informasi, membandingkan harga, membaca ulasan, hingga melihat reputasi sebuah bisnis melalui kanal digital.