AI Lagi Tren UMKM Diminta Tak Ikut-ikutan, Ini Alasannya!

Mei Sada Sirait
Asisten Deputi Pendampingan Inovasi dan Keberlanjutan Usaha Kementerian UMKM RI, Asep Abdulloh hadiri Soft Launch dan Peluncuran Resmi Teman AI. (Foto: Mei Sada Sirait)

"Kalau impact-nya nol, artinya tidak berdampak, maka berapapun intention-nya, dia bukan jadi inovasi, hasilnya nol. Jadi hanya sekadar kreativitas saja," jelasnya.

Karena itu, pelaku UMKM perlu melihat penggunaan AI dari hasil akhirnya.

Beberapa indikator yang dapat digunakan antara lain apakah pekerjaan menjadi lebih cepat, biaya operasional semakin efisien, pelayanan pelanggan meningkat, jangkauan pasar semakin luas, penjualan bertambah atau keputusan bisnis menjadi lebih tepat.

Dengan cara tersebut, AI tidak hanya menjadi alat yang terlihat canggih, tetapi benar-benar digunakan untuk menyelesaikan persoalan bisnis.

AI Bisa Bantu UMKM Tingkatkan Produktivitas

Meski meminta pelaku UMKM tidak FOMO, pemerintah tetap melihat AI sebagai teknologi yang memiliki peluang besar untuk membantu usaha kecil berkembang.

Saat ini, AI dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan bisnis, seperti membuat dan menyebarkan konten, memahami perilaku konsumen, menyusun strategi pemasaran, mengelola administrasi, menganalisis data penjualan hingga membantu pelayanan pelanggan.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
15 jam lalu

GPT-6 Astra Resmi Meluncur, AI OpenAI Bisa Mengoperasikan Komputer hingga Temukan Celah Siber

2 hari lalu

Walkot New York Zohran Mamdani Larang AI untuk Siswa: Peran Guru Tak Bisa Digantikan AI

3 hari lalu

Menelusuri Asal Mula Borobudur lewat Teknologi Ethical AI

3 hari lalu

Purwacarita Borobudur Ajak Pengunjung Menelusuri Sejarah lewat Ethical AI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal