Bahaya, ChatGPT Bisa Digunakan untuk Membuat Malware yang Curi Data Orang Lain 

Tangguh Yudha
ChatGPT Bisa Digunakan untuk Membuat Malware (Foto: Andrew Neel / Unsplash)

JAKARTA, iNews.id - ChatGPT menarik perhatian dunia sejak diluncurkan tahun lalu. Namun, belakangan ini chabot berbasis AI ini  mulai didalami untuk membuat sesuatu yang berbahaya. 

Seorang peneliti keamanan siber Aaron Mulgrew dari Forcepoint mengklaim, chatbot AI dapat digunakan aktor jahat untuk membuat malware berbahaya yang bisa mencuri data orang lain. 

Aaron menyebut dirinya berhasil menggunakan ChatGPT untuk mengembangkan eksploitasi zero-day yang dapat mencuri data seseorang dari perangkat yang disusupi. 

Aaron mengungkapkan malware yang dihasilkan ChatGPT dapat menghindari deteksi dari semua vendor di VirusTotal. Ironisnya, Aaron  mengatakan ini semua bisa dipelajari bahkan oleh para pemula. 

Untuk mempermudah pengembangan, Aaron menggunakan bahasa implementasi Go karena dia dapat men-debug kode secara manual jika diperlukan. Selain itu, dia turut menggunakan steganografi yang menyembunyikan data rahasia di dalam file atau pesan biasa untuk menghindari deteksi. 

Editor : Dini Listiyani
Artikel Terkait
Nasional
1 bulan lalu

OpenAI Jadi Pemungut Pajak, Langganan ChatGPT Kena PPN 11 Persen

Internasional
2 bulan lalu

Cloudflare Sempat Ganggu X dan ChatGPT, Apa Aman Sekarang?

Internet
3 bulan lalu

Akses ChatGPT Terancam Diputus Komdigi, Ini Penyebabnya!

Internet
3 bulan lalu

Bos Cloudflare Minta Maaf usai Kiamat Internet Semalam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal