Pemerintah Blokir 1,5 Juta Konten Judi Online, Transaksi Turun 80 Persen

Muhamad Fadli Ramadan
Dalam periode 20 Oktober 2024 hingga 7 Mei 2025, terdapat 1,5 juta konten judi online diblokir pemerintah. (Foto: Fadli Ramadan)

Selain itu, dalam periode Juli 2023 hingga Mei 2025, Komdigi juga telah mengajukan 14.478 nomor rekening dan 2.188 akun dompet digital yang diduga terlibat aktivitas judi online kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) untuk penanganan lebih lanjut.

Kendati begitu, Alex menegaskan perlawanan melawan judol belum selesai. Komdigi juga mengajak seluruh instansi dan lapisan masyarakat untuk terus bersama-sama memberantas judi online.

"Perjuangan melawan judi online masih belum selesai tentunya dan perlu aksi kolaboratif dari kita semua. Untuk itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjaga ruang digital yang aman dan terpercaya," katanya.

Alexander juga mengungkap bahwa Satuan Tugas Pemberantasan Judi Online telah mengumumkan penurunan transaksi judi online di Q1 2025 sebesar Rp47 triliun, dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya sebanyak Rp90 triliun.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
2 hari lalu

Polri Ingatkan Bahaya Judi Online: Jangan Tergiur Janji Keuntungan Instan

4 hari lalu

Kasus Rumah Dinas TNI Cijantung Jadi Markas Judol, Pomdam Jaya Periksa 17 Saksi

6 hari lalu

Meutya Hafid Hormati Keputusan Raline Shah Mundur dari Stafsus Komdigi

6 hari lalu

Terungkap! Ini Alasan Raline Shah Mundur dari Jabatan Stafsus Komdigi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal