Mengenal Asal Usul Cokelat di Perkebunan Pinrang, Ada Sejarah yang Perlu Diketahui!

Dimas Andhika Fikri
Perkebunan kakao di Pinrang (Foto: MPI/Dimas)

Misalnya, program Village Savings and Loans Association (VSLA) alias investasi pinjam, pemberdayaan komunitas berbasis pendekatan Community Action Plans (CAP), serta menyediakan program khusus untuk para petani perempuan sebagai reaksi dari permasalahan keseteraan gender di industri pertanian. 

"Program ini telah berhasil memberdayakan lebih dari 2.400 komunitas dengan memprioritaskan investasi di infrastruktur sekolah, air dan kesehatan/sanitasi," kata Yanti. 

Lebih lanjut mengenai pertanian kakao di Indonesia berdasarkan data International Cocoa Organization (ICCO) 2022, tercatat Indonesia termasuk ke dalam 10 negara penghasil kakao terbesar dunia dan menjadi yang terbesar di Asia. 

“Dan saat ini kami telah berhasil memberdayakan lebih dari 40.000 petani, dan menjangkau lebih dari 68.000 anggota komunitas kakao di wilayah Sumatera Barat, Lampung, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara,” ujar Yanti.

Upaya peremajaan tanaman kakao oleh Kabupaten Pinrang

Menyadari potensi besar yang dimiliki wilayahnya, pemerintah Kabupaten Pinrang juga tidak mau tinggal diam. Berbagai upaya telah dilakukan, guna membangkitkan kembali kejayaan kakao di kabupaten mereka.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
1 hari lalu

Sebelum Liburan, Wisatawan Wajib Cek Destinasi dan Transportasi di Tengah Erupsi Anak Krakatau

1 hari lalu

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Kemenpar Imbau Warga Jauhi Pantai dan Pesisir

5 hari lalu

Jelajah Kepulauan Seribu: Ada Penyu hingga Indahnya Terumbu Karang

6 hari lalu

Tak Hanya Minyak Goreng, Sawit Ternyata Bisa Diolah Jadi Cokelat hingga Bahan Batik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal