LPEI Dukung Penegakan Hukum Kasus Dugaan Korupsi Pembiayaan Ekspor Rp2,6 Triliun

Hafid Fuad · Minggu, 09 Januari 2022 - 08:25:00 WIB
LPEI Dukung Penegakan Hukum Kasus Dugaan Korupsi Pembiayaan Ekspor Rp2,6 Triliun
LPEI menegaskan dukungannya kepada penegakan hukum terkait kasus dugaan korupsi senilai Rp2,6 triliun di lembaga tersebut. (Foto: ilustrasi/Sindonews)

JAKARTA, iNews.id - Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) menegaskan dukungannya kepada penegakan hukum terkait kasus dugaan korupsi senilai Rp2,6 triliun di lembaga tersebut. LPEI juga tetap menjaga azas praduga tidak bersalah seiring dengan penetapan dan penahanan terhadap lima tersangka.

Direktur Eksekutif LPEI, Rijani Tirtoso menuturkan, pihaknya konsisten menerapkan zero tolerance to corruption di lingkungan kerja dan semua pemangku kepentingan LPEI. Dia menyebut, LPEI akan selalu menghormati langkah-langkah penegak hukum dalam menangani kasus yang terjadi. 

"Kami akan mengikuti proses sesuai ketentuan yang berlaku dan akan bersikap kooperatif selama proses hukum berlangsung sebagai bentuk tanggung jawab LPEI dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG)," ujar Rijani dalam keterangannya, Minggu (9/1/2022).

Rijani menambahkan, dalam rangka memperkuat tata kelola dan pelaksanaan mandat LPEI, sejak 2018 hingga saat ini LPEI bekerja keras memperbaiki semua aktivitas secara signifikan dengan menerapkan code of conduct dengan sanksi yang jelas dan tegas demi mencegah terjadinya penyimpangan.

Lembaga juga melakukan penguatan risk management melalui peningkatan kualitas SDM terkait risk awareness baik terkait credit risk, operational risk, legal risk termasuk reputation risk, prinsip kehati-hatian dan GCG.

Sejumlah inisiatif yang dilakukan LPEI dalam memperkuat tata kelola dan sumber daya manusia antara lain. Pertama, bekerja sama dengan Inspektorat Jenderal Kemenkeu dalam menerapkan Whistle Blowing System di aplikasi WISE. Kedua, bersama KPK melakukan pencatatan dan pencegahan gratifikasi dalam aplikasi Gratifikasi On-Line (GOL). Ketiga memastikan bahwa seluruh pejabat LPEI melaporkan kekayaan di LHKPN dan pelaporan LPEI mencapai 100 persen.

Editor : Aditya Pratama

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: