Outlook 2023: Sukses Gelar Jajak Pasar, Pembangunan IKN Siap Dimulai
"IKN ini investornya sudah ada, dari Uni Emirate Arab (UEA), dari China, Beberapa Negara Eropa, Taiwan, Korea Selatan," ucap Bahlil.
Di kesempatan lain, Bahlil mengungkapkan, komitmen investasi untuk pengembangan IKN Nusantara hingga tahun 2024 tidak kurang dari Rp200 triliun. Paling tidak investasi itu berasal dari negara-negara yang disebutkan oleh Bahlil saat Raker bersama Komisi VI.
"Mereka sudah menyampaikan penawarannya kepada kami bahkan sebagian saya sudah bawa ke Bapak Jokowi untuk menyampaikan tapi sekali lagi angka detailnya belum boleh saya sampaikan," ucap Bahlil.
Sedangkan untuk UEA sendiri, Bahlil sempat menyebut sudah ada minat investasi di IKN senilai 20 miliar dolar AS atau setara Rp311.93 triliiun (kurs:Rp15.596). Namun demikian, Bahlil belum pernah menjelaskan kapan minat-minat Invetasi tersebut bakal segera di ekseskusi. "Nanti diumumkan (realisasinya), mungkin diumumkan tahun depan, awal-awal (tahun)," tuturnya.
Sedangkan untuk Korea Selatan Sendiri, Deputi Bidang Transformasi Hijau dan dan Digtal, Mohammed Ali Berawi menjelaskan, IKN akan menjadi tempat penelitian dan pengembangan mobil terbang. Bahkan pada tahun 2024 mendatang rencananya siap untuk dilakukan uji coba di IKN Nusantara.