Terungkap di Sidang PHPU, Kemendikdasmen Jelaskan Proses Penyetaraan Pendidikan Gibran
Secara khusus, tim penilai mengkaji latar belakang pendidikan Gibran di UTS Insearch, Australia, sebagai bagian dari kelanjutan jenjang menengah. Sejumlah mata kuliah seperti Accounting, Financial Management, Business Law and Ethics, Marketing, Microeconomic, dan Management disandingkan langsung dengan kurikulum SMK keahlian Akuntansi dan Keuangan.
"Berdasarkan penyandingan mata pelajaran dan learning outcome atau standar kompetensi kelulusan, riwayat pendidikan tersebut dinilai mempunyai kesesuaian dengan peminatan garis miring program keahlian Akuntansi dan Keuangan pada jenjang Sekolah Menengah Kejuruan atau SMK," terang Gogot.
Dari hasil evaluasi substantif tersebut, tim penilai menyimpulkan bahwa capaian pembelajaran Gibran memenuhi kriteria penyetaraan jenjang SMK. "Dapat disimpulkan bahwa berdasarkan penyandingan learning outcome atau standar kompetensi kelulusan, riwayat pendidikan tersebut dinilai mempunyai kesesuaian dengan peminatan atau program keahlian Akuntansi dan Keuangan pada jenjang Sekolah Menengah Kejuruan," tambahnya.
Proses peninjauan berakhir setelah tim penilai menyerahkan hasil penilaian kepada tim layanan penyetaraan untuk penyusunan draft resmi. Pada tanggal yang sama, yakni 6 Agustus 2019, Surat Keterangan Penyetaraan bernomor 11149/D/D1/KS/2019 resmi diterbitkan dan ditandatangani oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.
"Surat keterangan penyetaraan kemudian diterbitkan pada tanggal 6 Agustus 2019 dengan nomor surat 11149/D/D1/KS/2019 yang ditandatangani oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. Pokok isi surat menyatakan bahwa pendidikan pemohon disetarakan dengan peminatan Akuntansi dan Keuangan, peminatan garis miring keahlian Akuntansi dan Keuangan pada jenjang SMK," pungkas Gogot.
Editor: Suriya Mohamad Said