Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Waspada! Gen Z Kini Dihantui Fatty Liver, Dokter Ungkap Pemicunya
Advertisement . Scroll to see content

Benarkah Makan Tengah Malam Bisa Memicu Fatty Liver? Ini Kata Dokter

Rabu, 23 September 2026 - 18:01:00 WIB
Benarkah Makan Tengah Malam Bisa Memicu Fatty Liver? Ini Kata Dokter
Ilustrasi makan tengah malam. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

Yang menjadi persoalan adalah ketika makan larut malam dilakukan dengan pilihan makanan yang tinggi kalori, tinggi gula, tinggi lemak, atau ultra-processed food secara berulang.

Sebagai contoh, ketika seseorang bekerja hingga malam dan kemudian memilih makanan cepat saji atau makanan tinggi kalori sebagai menu rutin. Kebiasaan tersebut dapat berkontribusi terhadap kelebihan asupan kalori dan peningkatan berat badan.

"Jadi jangan yang ultra processed food atau fast food gitu," ujar dr Nareswara.

Fatty liver sendiri berkaitan erat dengan gangguan metabolisme. Kelebihan berat badan atau obesitas, resistensi insulin, diabetes tipe 2, kadar trigliserida tinggi, kurang aktivitas fisik, serta pola makan yang tidak sehat merupakan sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risikonya.

Artinya, makan larut malam bukan satu-satunya faktor yang menentukan seseorang mengalami fatty liver. Pola makan secara keseluruhan, jumlah kalori yang dikonsumsi, aktivitas fisik, berat badan, dan kondisi metabolik turut berperan.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut