Fakta-Fakta Mimpi Buruk di Pagi Hari Lebih Nyata dan Menakutkan
dr Decsa menjelaskan bahwa ketika seseorang kembali tidur setelah terbangun, otak dapat lebih cepat memasuki fase REM.
“Menurut riset, aliran darah ke prefrontal butuh 5 sampai 30 menit buat balik normal. Nah, kalau di fase ini kalian tidur lagi, otak itu langsung lompat ke fase rapid eye movement atau REM, fase mimpi. Karena pagi hari, otak udah lapar untuk masuk ke fase mimpi,” kata dr. Decsa.
3. Ada Fenomena REM Rebound
Tidur yang terpotong dapat berkaitan dengan fenomena REM rebound. Kondisi tersebut membuat otak memasuki fase REM lebih cepat dan intens.
“Plus ada fenomena namanya REM rebound. Tidur kepotong bikin otak balas dendam masuk REM lebih cepat dan lebih intens. Hasilnya, mimpi jadi panjang, vivid, terasa real,” tambahnya.
4. Emosi dalam Mimpi Bisa Terasa Lebih Kuat
Saat fase REM, beberapa bagian otak yang berhubungan dengan emosi dan memori sangat aktif. Kondisi ini dapat membuat mimpi terasa lebih emosional.