Industri Farmasi Dukung Riset Bahan Baku Obat hingga Tingkatkan Layanan Kesehatan 

Vien Dimyati · Jumat, 07 Oktober 2022 - 00:02:00 WIB
Industri Farmasi Dukung Riset Bahan Baku Obat hingga Tingkatkan Layanan Kesehatan 
Industri farmasi dukung riset bahan baku obat dalam negeri (Foto: Sophos News)

Bahkan, sampai dengan hari ini PT Kimia Farma Sungwun Pharmacopia sudah memilki sertifikat cara pembuatan bahan baku aktif obat yang baik dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). 

"Pengembangan bahan baku obat dilakukan sesuai dengan program pemerintah dan prioritas kebutuhan nasional. Sampai tahun 2022 telah berhasil memproduksi 12 item bahan baku obat yang telah memiliki sertifikat GMP dari Badan POM sehingga siap untuk digunakan oleh seluruh industri farmasi dalam negeri," kata David.

Adapun riset tersebut adalah tiga bahan baku obat anti-kolesterol yaitu simvastatin, atorvastatin dan rosuvastatin. Satu bahan baku obat anti-platelet untuk obat jantung Clopidogrel.

Dua bahan baku obat anti-virus entecavir dan remdesivir, empat bahan baku anti-retroviral (ARV) untuk HIV AIDS seperti tenofovir, lamivudin, zidovudin dan
efavirenz.

Selain itu, ada bahan baku obat untuk diare attapulgite, dan terakhir satu bahan baku untuk antiseptic serta desinfectan yaitu iodium povidon.

Adapun bahan baku obat tersebut telah memeroleh sertifikat Halal Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk mendukung implementasi UU 33/2014 Tahun 2019 tentang Jaminan Produk Halal.

"Seluruh upaya ini merupakan dukungan untuk program pemerintah sesuai dengan Peraturan Menteri Perindustrian No 16 Tahun 2020 yang menjelaskan mengenai nilai bobot untuk komponen bahan baku obat sebesar 50 persen," ujarnya.

Sementara itu, dari sisi layanan kesehatan Kimia Farma terus mengembangkan layanan preventif. Dengan demikian, masyarakat dapat teredukasi. 

"Jadi kami bisa melakukan layanan preventif agar orang tidak harus ke rumah sakit. Tapi jika pasien tersebut sakit tentunya harus ke rumah sakit," ujar David.

Apalagi saat ini, layanan health care dari BPJS sudah bisa diakses oleh seluruh masyarakat.

Editor : Vien Dimyati

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda