Jangan Tunggu Parah, Kenali 3 Tanda Paru-Paru Mulai Rusak akibat Asap Rokok
Prof. Erlina mengatakan peradangan yang terjadi selama bertahun-tahun dapat menyebabkan Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK). Pada kondisi ini, saluran napas dapat menyempit secara permanen.
“Kalau dibiarkan bertahun-tahun, saluran napas yang meradang akan menyempit secara permanen, kondisi yang disebut PPOK. Berbeda dari sesak biasa yang hilang setelah istirahat, sesak akibat PPOK terus memberat dan sulit pulih meski Anda berhenti merokok,” ujar Prof. Erlina.
Pada kondisi yang lebih parah, gangguan paru-paru juga dapat disertai komplikasi seperti efusi pleura atau penumpukan cairan di sekitar rongga paru-paru. Kondisi ini dapat membuat paru-paru sulit mengembang secara optimal sehingga sesak yang dirasakan semakin berat.
Karena itu, perokok yang mulai mengalami batuk berkepanjangan, mudah terengah saat beraktivitas, atau sesak napas yang semakin berat sebaiknya tidak mengabaikan keluhan tersebut.
“Jadi kalau sesak mulai terasa, periksakan diri ke spesialis paru sebelum semuanya terlambat,” ujar dia.
Editor: Dani M Dahwilani