Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Benarkah Penderita Osteoporosis Tak Boleh Olahraga? Ini Kata Dokter
Advertisement . Scroll to see content

Jangan Tunggu Patah Tulang! Ini Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang sejak Dini

Senin, 02 November 2026 - 18:34:00 WIB
Jangan Tunggu Patah Tulang! Ini Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang sejak Dini
Dokter menyarankan untuk menjaga kesehatan tulang. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menjaga kesehatan tulang kerap baru menjadi perhatian ketika seseorang mengalami cedera, nyeri sendi, atau bahkan patah tulang. Padahal, gangguan seperti osteoporosis bisa berkembang tanpa gejala yang jelas hingga akhirnya menyebabkan tulang menjadi rapuh dan mudah patah.

Risiko tersebut perlu menjadi perhatian, terutama bagi masyarakat berusia 50 tahun ke atas. International Osteoporosis Foundation (IOF) mencatat, satu dari tiga perempuan dan satu dari lima laki-laki dalam kelompok usia tersebut akan mengalami patah tulang akibat osteoporosis sepanjang hidupnya.

Kondisi ini tidak bisa dianggap sepele. Patah tulang akibat kerapuhan dapat mengganggu mobilitas, mengurangi kemandirian, hingga memengaruhi kualitas hidup seseorang. Terlebih, orang yang pernah mengalami patah tulang akibat kerapuhan memiliki risiko lebih tinggi mengalami patah tulang berikutnya, terutama dalam satu hingga dua tahun setelah kejadian pertama.

Dokter menyarankan untuk menjaga kesehatan tulang. (Foto: Istimewa)
Dokter menyarankan untuk menjaga kesehatan tulang. (Foto: Istimewa)

Dr. dr. Wahyuni Dian Purwati, Sp.EM, Hospital Director Siloam Hospitals Mampang, mengatakan penanganan pasien patah tulang seharusnya tidak berhenti setelah tindakan medis selesai. Pasien tetap membutuhkan evaluasi dan tindak lanjut untuk mengetahui faktor risiko osteoporosis serta mencegah kejadian serupa.

"Penanganan pasien patah tulang tidak seharusnya berhenti ketika tindakan medis selesai dan pasien diperbolehkan pulang. Melalui pengembangan Fracture Liaison Service, kami ingin membangun proses tindak lanjut yang lebih terstruktur, mulai dari identifikasi pasien berisiko, evaluasi osteoporosis, hingga edukasi dan penanganan lanjutan," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut