Jangan Tunggu Patah Tulang! Ini Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang sejak Dini
Bahkan, gangguan pada tulang belakang akibat kerapuhan bisa muncul dengan tanda yang tidak selalu disadari. Penurunan tinggi badan dan perubahan postur tubuh, misalnya, kerap dianggap sebagai bagian normal dari proses penuaan.
"Osteoporosis sering kali tidak menimbulkan gejala sampai seseorang mengalami patah tulang. Pada tulang belakang, tanda-tandanya bahkan bisa berupa penurunan tinggi badan atau perubahan postur yang dianggap sebagai bagian normal dari penuaan. Padahal, kondisi ini dapat dikenali dan ditangani lebih awal," kata dr. Dohar.
Karena itu, masyarakat perlu memahami faktor risiko osteoporosis dan berkonsultasi mengenai pemeriksaan yang sesuai. Salah satunya melalui pemeriksaan kepadatan tulang atau Bone Mineral Density (BMD) untuk mengevaluasi kondisi tulang berdasarkan kebutuhan dan indikasi medis.

Perhatian terhadap kesehatan tulang dan sendi juga tidak hanya ditujukan kepada orang lanjut usia atau mereka yang pernah mengalami patah tulang. Individu yang masih aktif bekerja, berolahraga, maupun menjalankan rutinitas sehari-hari tetap perlu memperhatikan kondisi sistem geraknya.
Executive Director Siloam Hospitals Mampang, Ratih Hadiwinoto, mengatakan masyarakat perlu mengubah pandangan bahwa layanan orthopaedi hanya dibutuhkan ketika seseorang mengalami cedera atau harus menjalani operasi.