Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Makan Telur Setelah Olahraga Bisa Bantu Bangun Otot, Benarkah?
Advertisement . Scroll to see content

Jangan Tunggu Tua, Massa Otot Mulai Menurun sejak Usia 20-an

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:14:00 WIB
Jangan Tunggu Tua, Massa Otot Mulai Menurun sejak Usia 20-an
Sarkopenia atau penurunan masa otot sudah mulai berlangsung secara perlahan sejak seseorang memasuki usia 20-an.
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Banyak orang menganggap penurunan massa otot hanya terjadi ketika memasuki usia lanjut. Padahal, kondisi yang dikenal sebagai sarkopenia ternyata sudah mulai berlangsung secara perlahan sejak seseorang memasuki usia 20-an.

Sarkopenia merupakan kondisi ketika tubuh mengalami penurunan massa, kekuatan, dan fungsi otot secara bertahap. Meski prosesnya berjalan lambat, kondisi ini dapat berdampak pada kemampuan seseorang dalam melakukan aktivitas sehari-hari saat memasuki usia tua.

Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr Cecep Hermawan, mengungkapkan penyusutan otot sering kali tidak disadari oleh masyarakat usia produktif karena tidak langsung menimbulkan keluhan.

Berdasarkan studi pencitraan menggunakan magnetic resonance imaging (MRI) terhadap orang berusia 18 hingga 88 tahun, proporsi otot tubuh manusia tercatat mulai mengalami penurunan secara gradual sejak usia muda.

Namun, dr Cecep menyebut kondisi tersebut bukan berarti tidak bisa dicegah. Bahkan, penelitian menunjukkan kemampuan otot masih dapat ditingkatkan meski seseorang sudah memasuki usia sangat lanjut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut