Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Makan Telur Setelah Olahraga Bisa Bantu Bangun Otot, Benarkah?
Advertisement . Scroll to see content

Jangan Tunggu Tua, Massa Otot Mulai Menurun sejak Usia 20-an

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:14:00 WIB
Jangan Tunggu Tua, Massa Otot Mulai Menurun sejak Usia 20-an
Sarkopenia atau penurunan masa otot sudah mulai berlangsung secara perlahan sejak seseorang memasuki usia 20-an.
Advertisement . Scroll to see content

"Ada penelitian yang ngelatih penghuni panti jompo, umur rata-ratanya 90 tahun. Delapan minggu, kekuatan angkatannya naik dari delapan kilo jadi 20 kilo. Hasilnya, dua orang berhenti pakai tongkat," katanya, dikutip Sabtu (25/7/2026).

Dalam penelitian tersebut, program latihan beban yang dilakukan tiga kali seminggu selama delapan minggu mampu meningkatkan kekuatan otot peserta lansia hingga rata-rata 174 persen. Latihan tersebut juga tidak memperburuk kondisi peserta yang memiliki riwayat radang sendi atau osteoarthritis.

Menurut dr Cecep, hasil penelitian itu menunjukkan bahwa tubuh tetap memiliki kemampuan beradaptasi terhadap latihan fisik meski usia terus bertambah.

"Kalau umur 90 masih bisa, apalagi kita sekarang. Soalnya, proporsi otot kita turun pelan-pelan sejak umur 20-an. Namanya sarkopenia, gak akan kerasa sampai udah terlanjur susah dan nyeri-nyeri," ujarnya.

Dia mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu munculnya keluhan fisik untuk mulai menjaga kekuatan otot. Latihan beban, menurutnya, bukan hanya bertujuan membentuk tubuh, tetapi juga menjaga kemampuan seseorang tetap mandiri di masa tua.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut