Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Bayi Ditaburi Bedak Berlebihan sampai Bersin-Bersin, Ini Bahayanya
Advertisement . Scroll to see content

Johnson & Johnson Rela Bayar Rp90 Triliun demi Akhiri Gugatan Bedak Bayi Penyebab Kanker

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:55:00 WIB
Johnson & Johnson Rela Bayar Rp90 Triliun demi Akhiri Gugatan Bedak Bayi Penyebab Kanker
Ilustrasi bedak talc. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

Namun, strategi itu berulang kali ditolak oleh pengadilan Amerika Serikat. Hakim menilai perusahaan tidak memenuhi syarat untuk memperoleh perlindungan kebangkrutan sehingga ribuan gugatan tetap berlanjut.

Kesepakatan senilai 5,5 miliar dolar AS kali ini ditempuh di luar mekanisme tersebut dan menjadi upaya terbaru Johnson & Johnson untuk mengakhiri sengketa hukum yang telah berlangsung bertahun-tahun.

Bedak Talc Sudah Dihentikan Sejak 2020

Di tengah meningkatnya kontroversi, Johnson & Johnson telah menghentikan penjualan Johnson's Baby Powder berbahan dasar talc di Amerika Serikat sejak 2020. Produk tersebut kemudian digantikan dengan formulasi berbahan dasar tepung jagung (cornstarch).

Setelah itu, perusahaan juga secara bertahap menghentikan penjualan bedak berbahan talc di pasar global dan menggantinya dengan produk berbasis *cornstarch*. Meski demikian, perusahaan tetap menegaskan keputusan tersebut diambil sebagai bagian dari strategi bisnis dan perubahan permintaan pasar, bukan karena adanya bukti bahwa produk talc menyebabkan kanker.

Benarkah Bedak Talc Bisa Menyebabkan Kanker?

Hubungan antara penggunaan bedak talc dan kanker hingga kini masih menjadi perdebatan ilmiah.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut