Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kemenkes Kirim 500.000 Masker hingga Tambah Obat ISPA ke Wilayah Terdampak Karhutla
Advertisement . Scroll to see content

Kasus TBC di Indonesia Turun dalam 2 Tahun Terakhir, Menkes Tetap Ingatkan Bahaya Penularan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:09:00 WIB
Kasus TBC di Indonesia Turun dalam 2 Tahun Terakhir, Menkes Tetap Ingatkan Bahaya Penularan
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan estimasi insiden tuberkulosis (TBC) di Indonesia mulai menunjukkan tren penurunan dalam dua tahun terakhir. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

Menurut dia, peningkatan penemuan kasus merupakan langkah penting untuk memutus rantai penularan. Semakin banyak penderita yang teridentifikasi dan mendapatkan pengobatan, semakin besar peluang untuk mengurangi penyebaran penyakit di masyarakat.

Pemerintah juga menetapkan target penanganan TBC melalui pendekatan 90-95-90. Artinya, 90 persen dari estimasi kasus diharapkan dapat ditemukan, 95 persen dari kasus yang ditemukan mendapatkan pengobatan, dan 90 persen pasien yang menjalani pengobatan berhasil menyelesaikan terapi dengan hasil yang baik.

Selain penemuan kasus, Budi mengingatkan pentingnya kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan sesuai anjuran tenaga medis hingga tuntas.

Dia menegaskan, pasien tidak boleh menghentikan pengobatan hanya karena gejala mulai membaik. Pengobatan yang tidak tuntas dapat meningkatkan risiko kekambuhan dan resistansi obat sehingga penanganan menjadi lebih sulit.

“Karena pengobatan tuh sukses apa enggaknya tergantung dia nyelesaiin enggak, karena TB tuh lama minum obatnya tuh empat bulan. Setiap hari mesti minum obat,” ujar Budi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut