Ketiak Sering Basah Padahal Cuma Duduk? Kenali Hiperhidrosis dan Penyebabnya!
Sebelum tindakan, dokter terlebih dahulu dapat melakukan pemetaan area yang paling aktif menghasilkan keringat, salah satunya menggunakan starch-iodine test. Area dengan aktivitas keringat tinggi akan menunjukkan perubahan warna sehingga dapat membantu dokter menentukan area yang akan ditangani.
"Prosedur dilakukan dengan anestesi lokal sehingga pasien tetap sadar selama tindakan," ungkap dr Irwan.
Penanganan hiperhidrosis sebaiknya tidak hanya berfokus pada menghilangkan keringat, tetapi juga mencari tahu penyebabnya.
Jika keringat berlebih merupakan akibat penyakit tertentu, seperti gangguan tiroid atau diabetes, kondisi medis yang mendasarinya perlu mendapatkan penanganan.
Sementara pada hiperhidrosis aksila yang tidak membaik dengan penanganan sederhana dan sudah mengganggu aktivitas maupun kepercayaan diri, dokter dapat mempertimbangkan pilihan terapi lain, termasuk prosedur medis.
Dengan demikian, ketiak yang terus-menerus basah meski seseorang hanya duduk dan tidak sedang kepanasan bukan kondisi yang harus selalu dianggap sepele. Jika berlangsung terus-menerus dan mengganggu aktivitas, pemeriksaan oleh dokter spesialis dapat membantu menentukan apakah kondisi tersebut merupakan hiperhidrosis serta penanganan yang paling sesuai.
Editor: Muhammad Sukardi