Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rentan Osteoporosis, Wanita Lebih Butuh Latihan Angkat Beban Dibanding Pria
Advertisement . Scroll to see content

Osteoporosis Tak Hanya Hantui Lansia, Usia 20-an Sudah Harus Waspada!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:31:00 WIB
Osteoporosis Tak Hanya Hantui Lansia, Usia 20-an Sudah Harus Waspada!
Penyakit osteoporosis. (Foto: Freepix)
Advertisement . Scroll to see content

Dengan membangun kebiasaan sehat sejak usia produktif, seseorang dapat berinvestasi untuk menjaga fungsi tulang hingga usia lanjut.

Bagaimana Cara Mengetahui Seseorang Mengalami Osteoporosis?

Osteoporosis tidak selalu menimbulkan gejala yang jelas pada tahap awal. Karena itu, pemeriksaan medis diperlukan apabila seseorang memiliki faktor risiko atau membutuhkan penilaian kondisi tulang.

Dokter Rizky menjelaskan bahwa diagnosis osteoporosis tidak cukup hanya berdasarkan pemeriksaan klinis. Penilaian perlu didukung pemeriksaan kepadatan mineral tulang menggunakan alat khusus, yakni dual-energy X-ray absorptiometry (DXA).

Pemeriksaan ini dapat mengukur kepadatan tulang, umumnya pada tulang belakang dan panggul, serta membantu dokter menilai risiko osteoporosis berdasarkan hasil pengukuran dan kondisi pasien.

Dalam keadaan tertentu, pemeriksaan laboratorium juga dapat dilakukan untuk mencari kemungkinan penyebab lain atau menilai metabolisme tulang. Pemeriksaan tersebut dapat mencakup kadar kalsium, fosfor, dan alkaline phosphatase, sesuai kebutuhan klinis.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut