Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rentan Osteoporosis, Wanita Lebih Butuh Latihan Angkat Beban Dibanding Pria
Advertisement . Scroll to see content

Osteoporosis Tak Hanya Hantui Lansia, Usia 20-an Sudah Harus Waspada!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:31:00 WIB
Osteoporosis Tak Hanya Hantui Lansia, Usia 20-an Sudah Harus Waspada!
Penyakit osteoporosis. (Foto: Freepix)
Advertisement . Scroll to see content

Perempuan Lebih Berisiko Mengalami Osteoporosis

Menurut penjelasan dr. Rizky, osteoporosis dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari proses penuaan, gangguan hormon, kekurangan nutrisi, hingga kurangnya aktivitas fisik.

Perempuan berusia di atas 50 tahun termasuk kelompok yang lebih rentan mengalami osteoporosis. Kata dr Rizky, perbandingan risiko pada perempuan dan laki-laki masing-masing sekitar satu dari empat perempuan dan satu dari delapan laki-laki.

Salah satu faktor yang memengaruhi risiko pada perempuan adalah menopause. Setelah menstruasi berhenti, kadar hormon estrogen menurun. Padahal, hormon ini memiliki peran penting dalam mempertahankan kekuatan tulang.

"Meski demikian, osteoporosis tidak hanya berkaitan dengan usia dan jenis kelamin. Asupan kalsium yang tidak mencukupi, gangguan makan, kebiasaan merokok, konsumsi kafein dan alkohol secara berlebihan, serta kurangnya aktivitas fisik juga termasuk faktor risiko yang perlu diperhatikan," papar dr Rizky. 

Dia melanjutkan, "Seseorang bahkan dapat memiliki lebih dari satu faktor risiko sekaligus. Oleh karena itu, menjaga kesehatan tulang perlu dilakukan melalui kebiasaan hidup sehat yang konsisten."

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut