Studi 3 Bulan pada Perokok, Ini Perubahan yang Ditemukan Peneliti
Jutaan Perokok Membutuhkan Pendampingan
Sementara itu, praktisi kesehatan dr Jeffrey Ariesta Putra menyoroti pentingnya edukasi dan pendampingan bagi perokok yang ingin menghentikan kebiasaannya.
Berdasarkan data 2021 yang dipaparkannya, Indonesia memiliki sedikitnya 70 juta perokok. Sebanyak 63 persen di antaranya menyatakan ingin berhenti merokok. Namun, hanya 38 persen perokok yang mendapatkan edukasi atau bantuan berhenti merokok ketika datang ke rumah sakit.
Jeffrey menilai tenaga kesehatan dapat memanfaatkan kunjungan pasien untuk memberikan edukasi dan membantu proses berhenti merokok. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah metode 5A, yakni ask (menanyakan kebiasaan merokok), advise (memberikan saran untuk berhenti), assess (menilai kesiapan pasien), assist (membantu proses berhenti), dan arrange (mengatur tindak lanjut).
Pendekatan tobacco harm reduction atau pengurangan bahaya tembakau juga menjadi salah satu topik yang dibahas dalam upaya mengurangi risiko pada perokok dewasa yang belum berhasil berhenti sepenuhnya.
Meski begitu, berhenti merokok sepenuhnya tetap menjadi pilihan terbaik untuk menjaga kesehatan. Edukasi mengenai produk alternatif perlu menekankan bahwa penurunan paparan sejumlah zat berbahaya tidak otomatis berarti produk tersebut aman atau terbukti mengurangi seluruh risiko penyakit dalam jangka panjang.
Editor: Dani M Dahwilani