Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Fakta Mengejutkan! 59% Kematian akibat DBD Terjadi pada Anak
Advertisement . Scroll to see content

Warning! Kematian akibat DBD Paling Banyak pada Anak Usia 5-14 Tahun

Minggu, 02 Agustus 2026 - 09:25:00 WIB
Warning! Kematian akibat DBD Paling Banyak pada Anak Usia 5-14 Tahun
Ilustrasi anak sakit influenza A atau H1N1pdm09 alias flu babi. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

"Keberhasilan penanggulangan dengue tidak dapat dilakukan oleh sektor kesehatan saja. Dibutuhkan keterlibatan aktif pemerintah daerah, dunia pendidikan, sektor komunikasi publik, organisasi profesi, akademisi, masyarakat sipil, dan seluruh mitra pembangunan," kata Agus di acara ASEAN Dengue Day 2026 di Jakarta, belum lama ini.

Dia melanjutkan, "Pendekatan kolaboratif berbasis bukti harus menjadi landasan dalam setiap implementasi program menuju target Indonesia Zero Kematian Akibat Dengue pada tahun 2030."

Orang Tua Diminta Perkuat Perlindungan Anak

Melihat tingginya angka kematian pada anak, Kemenkes mengingatkan para orang tua agar lebih waspada terhadap risiko DBD. Anak-anak yang aktif beraktivitas di luar rumah maupun di lingkungan sekolah memiliki peluang lebih besar terpapar gigitan nyamuk Aedes aegypti.

Karena itu, kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan dan melindungi anak dari gigitan nyamuk perlu diterapkan setiap hari, bukan hanya saat terjadi peningkatan kasus DBD.

Selain menjaga rumah tetap bersih dan bebas genangan air, masyarakat juga diimbau rutin menerapkan Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M+, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah penyimpanan air, mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, serta melakukan berbagai upaya tambahan untuk menghindari gigitan nyamuk.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut