Warning! Kematian akibat DBD Paling Banyak pada Anak Usia 5-14 Tahun
Agus menilai sekolah juga memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini.
"Sekolah memiliki peran strategis dalam membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat melalui Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M+, sehingga budaya pencegahan DBD dapat ditanamkan sejak usia dini dan diterapkan secara konsisten, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga," katanya.
Pesan serupa disampaikan aktris Ririn Ekawati yang hadir dalam peringatan ASEAN Dengue Day 2026 bersama putrinya. Sebagai seorang ibu, Ririn menilai perlindungan anak dari DBD harus dimulai dari lingkungan keluarga melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.
Menurutnya, orang tua memiliki peran besar dalam mengajarkan anak menjaga kebersihan lingkungan, membiasakan perilaku hidup sehat, serta melindungi diri dari gigitan nyamuk saat beraktivitas di dalam maupun luar rumah.
Ririn berharap semakin banyak keluarga yang menyadari bahwa pencegahan DBD merupakan tanggung jawab bersama, sehingga risiko penyakit tersebut pada anak dapat ditekan.