Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 5 Bahaya Penggunaan Gawai Berlebih pada Anak, dari Obesitas hingga Gangguan Mental
Advertisement . Scroll to see content

Warning! Medsos Terbukti Bisa Memicu Gangguan Mental pada Anak Muda

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:53:00 WIB
Warning! Medsos Terbukti Bisa Memicu Gangguan Mental pada Anak Muda
Ilustrasi remaja main media sosial. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

Meski demikian, dampak media sosial terhadap kesehatan mental tidak selalu sama pada setiap orang. Pengalaman pribadi, lingkungan keluarga, hubungan sosial, serta kemampuan menghadapi tekanan juga dapat memengaruhi respons seseorang terhadap konten yang dikonsumsi.

Depresi Bukan Berarti Kurang Bersyukur

Selain mengingatkan soal media sosial, Imran juga menyoroti stigma yang masih berkembang di masyarakat mengenai gangguan kesehatan mental. Salah satunya anggapan bahwa seseorang mengalami depresi karena kurang bersyukur atau kurang religius.

Menurut dia, depresi merupakan gangguan kesehatan mental yang perlu dipahami sebagai persoalan medis. Kondisi tersebut tidak bisa disederhanakan sebagai akibat dari kurangnya rasa syukur, terlebih jika seseorang sudah membutuhkan penanganan profesional.

"Jadi, depresi sendiri itu kan memang ada gangguan, gangguan dari seseorang, dari kejiwaan seseorang yang tidak langsung depresi gitu. Jadi dia tuh akan memasuki tahap-tahap yang lain, misalnya dia kesulitan untuk menerima apakah ini suatu kenyataan atau ini suatu realitas," tegasnya.

Imran menjelaskan, kemampuan setiap orang dalam menghadapi stres juga berbeda. Tekanan yang dapat diatasi seseorang belum tentu mudah dihadapi oleh orang lain.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut