Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 5 Bahaya Penggunaan Gawai Berlebih pada Anak, dari Obesitas hingga Gangguan Mental
Advertisement . Scroll to see content

Warning! Medsos Terbukti Bisa Memicu Gangguan Mental pada Anak Muda

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:53:00 WIB
Warning! Medsos Terbukti Bisa Memicu Gangguan Mental pada Anak Muda
Ilustrasi remaja main media sosial. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

Karena itu, dukungan emosional dan rasa syukur tetap dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kesejahteraan diri, tetapi keduanya tidak menggantikan penanganan medis ketika gangguan kesehatan mental sudah memerlukan pengobatan.

"Kemudian juga yang sering terjadi adalah bagaimana mereka tuh menerima stres. Nah, kadarnya orang menerima stresor itu juga tidak sama, sehingga ya oke, bersyukur memang penting, tetapi kalau sudah pada taraf yang dia memang butuh pengobatan, ya dia harus diobati. Kalau enggak, dia akan terus turun dan terus kondisinya tambah jelek," ungkap Imran.

Kemenkes Ingatkan Pentingnya Skrining Kesehatan Mental

Data program Cek Kesehatan Gratis (CKG) hingga Juli 2026 mencatat sebanyak 186.629 orang dewasa dan lansia mengalami depresi. Sementara itu, pada kelompok anak usia sekolah dan remaja, jumlahnya mencapai 34.961 orang.

Data tersebut menunjukkan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental lintas kelompok usia, termasuk anak dan remaja. Namun, angka tersebut merupakan hasil yang tercatat melalui program CKG dan tidak dengan sendirinya menggambarkan prevalensi depresi pada seluruh populasi Indonesia.

Imran mengimbau masyarakat untuk tidak mengabaikan perubahan kondisi emosional yang dirasakan, terutama jika keluhan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari. Pemeriksaan dini dapat membantu mengidentifikasi tanda-tanda masalah kesehatan mental sehingga seseorang bisa memperoleh bantuan yang sesuai.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut