Warning untuk Gen Z! Kebiasaan Minum Manis Setiap Hari Bisa Picu Gagal Jantung
"Merokok itu warisan kuno generasi milenial dan di atasnya. Tidak ada manfaatnya, melainkan memicu kecanduan dan merusak pembuluh darah jantung. Ngevape pun bukan berarti lebih aman, karena yang dibutuhkan tubuh hanyalah udara bersih," tegasnya.
Selain itu, pola makan yang didominasi makanan cepat saji dan makanan olahan atau ultra-processed food (UPF) juga perlu diwaspadai. Jenis makanan ini umumnya mengandung kadar garam yang tinggi sehingga meningkatkan risiko hipertensi.
"Kelebihan konsumsi garam harian lebih dari 5 gram meningkatkan risiko hipertensi. Hipertensi yang tidak dikontrol bisa berujung pada sakit jantung," katanya.
Kebiasaan lain yang tak kalah berbahaya adalah minimnya aktivitas fisik. Menurut dr Bobby, gaya hidup sedentari atau terlalu banyak duduk tanpa olahraga rutin membuat lingkar perut bertambah, memicu obesitas dan sindrom metabolik yang membebani kerja jantung.
"Gen Z yang hobinya mager dan tidak ada waktu khusus olahraga, lingkar perutnya akan bertambah. Lama-lama ini memicu sindrom metabolik. Jantung yang tidak pernah dilatih dengan olahraga kardio sangat rentan sakit. Makin gemuk seseorang, kerja jantungnya pun makin berat," jelasnya.