Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tak Hanya Lansia, Penyakit Jantung Kini Incar Anak Muda akibat Gaya Hidup
Advertisement . Scroll to see content

Warning untuk Gen Z! Kebiasaan Minum Manis Setiap Hari Bisa Picu Gagal Jantung

Jumat, 07 Agustus 2026 - 18:17:00 WIB
Warning untuk Gen Z! Kebiasaan Minum Manis Setiap Hari Bisa Picu Gagal Jantung
Ilustrasi Gen Z minuman manis. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

Teknologi Baru Bantu Pasien Gagal Jantung

Sebagai upaya meningkatkan penanganan gagal jantung di Indonesia, Kementerian Kesehatan memberikan fasilitas dan izin kepada RSUP Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk menerapkan teknologi Left Ventricular Assist Device (LVAD) bekerja sama dengan HeartSPAN.ai dari Borderless Healthcare Group (BHG).

LVAD merupakan alat bantu pompa jantung yang berfungsi membantu mengalirkan darah ke seluruh tubuh ketika kemampuan jantung sudah menurun akibat gagal jantung.

Direktur Utama RSCM, Supriyanto Dharmoredjo, mengatakan teknologi pompa jantung buatan ini menjadi harapan baru bagi pasien gagal jantung kronis di Indonesia.

"Alat LVAD seperti ini pernah ada di dunia, tetapi tidak sekecil ini. Berdasarkan data dari China, setelah dipasang pada sekitar 1.000 pasien, tingkat keberhasilannya mencapai lebih dari 80 persen," ungkap Supriyanto.

Sementara itu, Founder dan Chairman Borderless Healthcare Group sekaligus pendiri HeartSpan.ai, Dr. Wei Siang Yu, menegaskan bahwa keberhasilan penerapan teknologi tersebut tidak hanya bergantung pada kecanggihan alat, tetapi juga kesiapan sistem pelayanan kesehatan secara menyeluruh.

"Ini bukan sekadar menghadirkan perangkat medis, melainkan membangun ekosistem pelayanan gagal jantung yang berkelanjutan melalui pelatihan, inovasi, dan kolaborasi internasional," pungkasnya.

Karena itu, langkah terbaik tetap dimulai dari pencegahan. Mengurangi konsumsi minuman manis, membatasi makanan cepat saji, berhenti merokok maupun vape, serta rutin berolahraga merupakan investasi kesehatan yang jauh lebih sederhana dibanding harus menghadapi risiko penyakit jantung kronis di masa depan.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut