Waspada! Abu Vulkanik Bisa Rusak Paru dalam Jangka Panjang
Risiko paparan abu vulkanik tidak sama pada setiap orang. Mereka yang sebelumnya memiliki gangguan atau penyakit paru dapat menjadi lebih sensitif terhadap paparan.
Dokter Shinta menyebut, penderita asma, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), serta orang yang pernah mengalami tuberkulosis (TBC) atau Covid-19 termasuk kelompok yang perlu lebih waspada.
"Pokoknya semua yang sudah pernah merusak saluran napas dan pertahanannya itu pasti akan sensitif juga," kata dia.
Kerusakan atau gangguan sebelumnya pada saluran pernapasan dapat membuat mekanisme pertahanan paru tidak bekerja seoptimal kondisi normal.
Karena itu, perlindungan terhadap paparan abu vulkanik menjadi penting, terutama ketika aktivitas erupsi masih berlangsung dan abu masih ditemukan di lingkungan sekitar.