Waspada! Abu Vulkanik Bisa Rusak Paru dalam Jangka Panjang
Selain orang dengan komorbid, anak-anak dan lansia juga masuk dalam kelompok rentan. Untuk kelompok rentan, dr Shinta bahkan menyarankan agar aktivitas di luar rumah dikurangi jika kondisi memungkinkan.
"Kalau bisa nggak keluar rumah, mendingan nggak keluar rumah," ujarnya.
Dengan karakteristik partikel yang dapat berukuran sangat kecil dan berpotensi mencapai bagian terdalam paru, abu vulkanik memang perlu diwaspadai, terutama jika paparan terjadi berulang atau dalam waktu panjang.
Namun, bukan berarti setiap paparan abu vulkanik otomatis menyebabkan fibrosis atau silikosis. Risiko kerusakan jangka panjang berkaitan dengan tingkat dan durasi pajanan serta kondisi kesehatan masing-masing orang. Yang jelas, mengurangi paparan menjadi langkah penting untuk melindungi kesehatan paru.
Editor: Muhammad Sukardi